berbagi pengetahuan tentang Islam diakhir zaman.بِـسْـمِ اللهِ

Premium Blogger Themes - Starting From $10
#Post Title #Post Title #Post Title
Tampilkan postingan dengan label Haji. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Haji. Tampilkan semua postingan

Apa Itu Umrah ?


 
Umrah (bahasa Arab: عمرة) adalah salah satu kegiatan ibadah dalam agama Islam. Hampir mirip dengan ibadah haji,  ibadah ini dilaksanakan dengan cara melakukan beberapa ritual ibadah di kota suci Mekkah, khususnya di Masjidil Haram.

Pada istilah teknis syari'ah, Umrah berarti melaksanakan Tawaf di Ka'bah dan Sa'i antara Shofa dan Marwah, setelah memakai ihram yang diambil dari Miqat. Sering disebut pula dengan haji kecil. Perbedaan umrah dengan haji adalah pada waktu dan tempat. Umrah dapat dilaksanakan sewaktu-waktu (setiap hari, setiap bulan, setiap tahun) dan hanya di Mekkah, sedangkan haji hanya dapat dilaksanakan pada beberapa waktu antara tanggal 8 Dzulhijjah hingga 12 Dzulhijjah serta dilaksanakan sampai ke luar kota Mekkah.

 
Status Hukum

Hukum menjalan ibadah umrah mengalami perdebatan pada ulama mazhab. Mazhab Imam Syafi`i menyatakan hukumnya wajib seorang muslim melakukan umroh satu kali dalam seumur hidupnya. Lebih dari itu lebih bagus. Sementara Mazhab Maliki dan Mazhab Hanafi menempatkan sunah mu’akkad (sunah yang sangat penting) pada status umrah. 


Syarat ,Wajib, dan Rukun Umrah

Syarat untuk mengerjakan umrah sama dengan syarat untuk mengerjakan haji.Sedangkan rukun umrah adalah :

   1. Ihram
   2. Tawaf
   3. Sai
   4. Mencukur rambut kepala atau memotong sebagian(tahalul)
   5. Tertib

Adapun wajib umrah hanya satu, yaitu memulai ihram dari miqat.

Tipe Umrah

Terdapat beberapa tipe umrah, yang umum adalah umrah yang digabungkan dengan pelaksanaan haji seperti pada haji tamattu, adapula umrah yang tidak terkait dengan haji.

   1. Umrah Mufradah
   2. Umrah Tamattu'
   3. Umrah Sunah

 Tata Cara umrah

Untuk tata cara pelaksanaan umrah, maka perlu diperhatikan hal-hal berikut ini :

   1. Disunnahkan mandi besar (janabah) sebelum ihram untuk umrah.
   2. Memakai pakaian ihram. Untuk lelaki 2 kain yang dijadikan sarung dan selendang, sedangkan untuk wanita memakai pakaian apa saja yang menutup aurat tanpa ada hiasannya dan tidak memakai cadar atau sarung tangan.
   3. Niat umrah dalam hati dan mengucapkan Labbaika 'umrotan atau Labbaikallahumma bi'umrotin. Kemudian bertalbiyah dengan dikeraskan suaranya bagi laki-laki dan cukup dengan suara yang didengar orang yang ada di sampingnya bagi wanita, yaitu mengucapkan Labbaikallahumma labbaik labbaika laa syarika laka labbaik. Innal hamda wan ni'mata laka wal mulk laa syarika laka.
   4. Jika sudah sampai kota Makkah, disunnahkan mandi terlebih dahulu sebelum memasukinya.
   5. Sesampai di ka'bah, talbiyah berhenti sebelum thawaf. Kemudian menuju hajar aswad sambil menyentuhnya dengan tangan kanan dan menciumnya jika mampu dan mengucapkan Bismillahi wallahu akbar. Jika tidak bisa menyentuh dan menciumya, maka cukup memberi isyarat dan berkata Allahu akbar.
   6. Thawaf sebanyak 7 kali putaran. 3 putaran pertama jalan cepat dan sisanya jalan biasa. Thowaf diawali dan diakhiri di hajar aswad dan ka'bah dijadikan berada di sebelah kiri.
   7. Salat 2 raka'at di belakang maqam Ibrahim jika bisa atau di tempat lainnya di masjidil haram dengan membaca surah Al-Kafirun pada raka'at pertama dan Al-Ikhlas pada raka'at kedua.
   8. Sa'i dengan naik ke bukit Shofa dan menghadap kiblat sambil mengangkat kedua tangan dan mengucapkan Innash shofa wal marwata min sya'aairillah. Abda'u bima bada'allahu bihi (Aku memulai dengan apa yang Allah memulainya). Kemudian bertakbir 3 kali tanpa memberi isyarat dan mengucapkan Laa ilaha illallahu wahdahu laa syarika lahu. Lahul mulku wa lahul hamdu wahuwa 'alaa kulli syai'in qodiir. Laa ilaha illallahu wahdahu anjaza wa'dahu wa shodaqo 'abdahu wa hazamal ahzaaba wahdahu 3x. Kemudian berdoa sekehendaknya.
   9. Amalan pada poin 8 diulangi setiap putaran di sisi bukit Shofa dan Marwah disertai dengan doa.
  10. Sa'i dilakukan sebanyak 7 kali dengan hitungan berangkat satu kali dan kembalinya dihitung satu kali, diawali di bukit Shofa dan diakhiri di bukit Marwah.
  11. Mencukur seluruh atau sebagian rambut kepala bagi lelaki dan memotongnya sebatas ujung jari bagi wanita.
  12. Dengan demikian selesai sudah amalan umrah

Larangan Selama Umrah

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan bagi seseorang yang hendak melakukan umrah ke Mekkah. Jika sudah memakai kain ihram, ada hal-hal yang tidak boleh dilanggar dalam ibadah umrah dan juga berlaku pada ibadah haji. Hal tersebut adalah:
•    Hubungan suami istri
•    Perbuatan maksiat
•    Bertengkar
•    Memakai pakaian selain ihram (pakain berjahit)
•    Memakai wangi-wangian
•    Melakukan akad nikah
•    Memotong kuku
•    Membunuh binatang
•    Memakan daging hasil berburu

(Sumber : wikipedia , asian brain)
[ Read More ]

Tata Cara Pelaksanaan HAJI IFRAD


Lokasi Tanggal Kegiatan
Mekah 8 Zulhijah
(pagi)
- Setelah berpakaian dan berniat Ihram, berangkat dari Mekah ke
  Mina atau langsung ke Arafah
Mina 8 Zulhijah
(siang-malam)
- Bermalam (mabit) di Mina sebelum berangkat ke Arafah
Mina - Arafah 9 Zulhijah
(pagi-siang)
- Berangkat ke Arafah setelah matahari terbit atau setelah sholat
  subuh
Arafah 9 Zulhijah
(siang-sore)
- Berdoa, dzikir, tasbih sambil menunggu waktu Wukuf
  (pada siang hari)
- Shalat Dzuhur dan Ashar dijama' qasar (Dzuhur 2 rakaat, Ashar 2
  rakaat),  dilaksanakan pada waktu Dzuhur.
- Tepat ketika matahari tengah hari bergeser (melewati jam 12
  siang) ke ufuk terbenam,&nbsptibalah waktu Wukuf.
- Laksanakan Wukuf dengan berdoa, dzikir, talbiyah, istighfar
  terus menerus dan berhenti saat Maghrib.
Arafah-Muzdalifah 9 Zulhijah
(sore)
- Setelah matahari terbenam, berangkat ke Muzdalifah. Sholat
  Maghrib nanti dilakukan di Muzdalifah (dijamak dengan sholat
  Isya)
Muzdalifah 9 Zulhijah
(malam)
- Sholat Maghrib dan Isya dijamak ta'khir
- Mabit di Muzdalifah, paling tidak berhenti sebentar sampai
  lewat tengah &nbspmalam.
- Mengumpulkan 7 batu kecil utk melontar Jumrah Aqabah besok pagi
  (setelah sholat Subuh pd tgl 10 Zulhijah)
- Setelah sholat Subuh pd tgl 10 Zulhijah, berangkat ke Mina
Mina 10 Zulhijah
(subuh)
- Melontar Jumrah Aqabah 7 kali
- Tahallul awal
- Ke Mekah untuk melakukan Tawaf Ifadah, Sai dan Tahallul Qubra,
  bagi yang menginginkan
- Harus berada kembali di Mina sebelum Maghrib
- Mabit di Mina sampai lewat tengah malam.
Mina 11 Zulhijah
(subuh-malam)
- Melontar Jumrah Ula, Wustha dan Aqabah masing-masing 7 kali
- Mabit di Mina, paling tidak sejak sebelum maghrib sampai lewat
  tengah malam
Mina 12 Zulhijah
(pagi)
- Melontar Jumrah Ula, Wustha dan Aqabah masing-masing 7 kali
- Bagi yang Nafar Awal, kembali ke Mekah sebelum Maghrib
  dilanjutkan dengan Tawaf Ifadah, Sa'i serta Tahallul Qubra bagi
  yang belum
- Bagi yang Nafar Tsani, mabit di Mina
Mina 13 Zulhijah
(pagi)
Bagi yang Nafar Tsani
-
Melontar Jumrah Ula, Wustha dan Aqabah masing-masing 7 kali
- Kembali ke Mekah
Mekah 13 Zulhijah
(siang-malam)
- Tawaf Ifadah, Sa'i dan Tahallul Qubra bagi yang belum.
  Bagi yang sudah melakukan Sa'i sesudah Tawaf Qudum
  (ketika baru tiba di Mekah) tidak perlu lagi melakukan Sa'i. Tinggal
  melakukan Tahallul saja. 
- Ibadah Haji Selesai.

Sumber : Buku Haji & Umroh - oleh H.M. Iwan Gayo
[ Read More ]

Tata Cara Pelaksanaan HAJI TAMATTU



Lokasi Tanggal Kegiatan
Mekah 8 Zulhijah
(pagi)
- Setelah berpakaian dan berniat Ihram, berangkat dari Mekah ke
  Mina atau langsung ke Arafah
Mina 8 Zulhijah
(siang-malam)
- Bermalam (mabit) di Mina sebelum berangkat ke Arafah
Mina - Arafah 9 Zulhijah
(pagi-siang)
- Berangkat ke Arafah setelah matahari terbit atau setelah sholat
  subuh
Arafah 9 Zulhijah
(siang-sore)
- Berdoa, dzikir, tasbih sambil menunggu waktu Wukuf
  (pada siang hari)
- Shalat Dzuhur dan Ashar dijama' qasar (Dzuhur 2 rakaat, Ashar 2
  rakaat),  dilaksanakan pada waktu Dzuhur.
- Tepat ketika matahari tengah hari bergeser (melewati jam 12
  siang) ke ufuk terbenam,&nbsptibalah waktu Wukuf.
- Laksanakan Wukuf dengan berdoa, dzikir, talbiyah, istighfar
  terus menerus dan berhenti saat Maghrib.
Arafah-Muzdalifah 9 Zulhijah
(sore)
- Setelah matahari terbenam, berangkat ke Muzdalifah. Sholat
  Maghrib nanti dilakukan di Muzdalifah (dijamak dengan sholat
  Isya)
Muzdalifah 9 Zulhijah
(malam)
- Sholat Maghrib dan Isya dijamak ta'khir
- Mabit di Muzdalifah, paling tidak berhenti sebentar sampai
  lewat tengah &nbspmalam.
- Mengumpulkan 7 batu kecil utk melontar Jumrah Aqabah besok pagi
  (setelah sholat Subuh pd tgl 10 Zulhijah)
- Setelah sholat Subuh pd tgl 10 Zulhijah, berangkat ke Mina
Mina 10 Zulhijah
(subuh)
- Melontar Jumrah Aqabah 7 kali
- Tahallul awal
- Ke Mekah untuk melakukan Tawaf Ifadah, Sai dan Tahallul Qubra,
  bagi yang menginginkan
- Harus berada kembali di Mina sebelum Maghrib
- Mabit di Mina sampai lewat tengah malam.
Mina 11 Zulhijah
(subuh-malam)
- Melontar Jumrah Ula, Wustha dan Aqabah masing-masing 7 kali
- Mabit di Mina, paling tidak sejak sebelum maghrib sampai lewat
  tengah malam
Mina 12 Zulhijah
(pagi)
- Melontar Jumrah Ula, Wustha dan Aqabah masing-masing 7 kali
- Bagi yang Nafar Awal, kembali ke Mekah sebelum Maghrib
  dilanjutkan dengan Tawaf Ifadah, Sa'i serta Tahallul Qubra bagi
  yang belum
- Bagi yang Nafar Tsani, mabit di Mina
Mina 13 Zulhijah
(pagi)
Bagi yang Nafar Tsani
-
Melontar Jumrah Ula, Wustha dan Aqabah masing-masing 7 kali
- Kembali ke Mekah
Mekah 13 Zulhijah
(siang-malam)
- Tawaf Ifadah, Sa'i dan Tahallul Qubra bagi yang belum.
  Bagi yang sudah melakukan Sa'i sesudah Tawaf Qudum
  (ketika baru tiba di Mekah) tidak perlu lagi melakukan Sa'i. Tinggal
  melakukan Tahallul saja.
  Tawaf dan Sa'i yang dilakukan juga berfungsi sebagai Tawaf dan
  Sa'i Umroh
- Ibadah Umroh dan Haji Selesai.

Sumber : Buku Haji & Umroh - oleh H.M. Iwan Gayo
[ Read More ]

Mengenal ibadah Haji

  Pengertian Haji
   Haji adalah salah satu rukun islam yang ke 5. Diwajibkan bagi yang telah dianggap mampu melaksanakan saja.

Sengaja datang ke Mekah, mengunjungi Ka'bah dan tempat-tempat lainnya untuk melakukan serangkaian ibadah dengan syarat-syarat yang telah ditetapkan.


  Keutamaan Haji
   
  1. Ibadah Haji merupakan salah satu perintah Allah yang harus dikerjakan, bagi yang mampu.
  2. Ibadah Haji merupakan Jihad fi Sabilillah.
  3. Ibadah Haji dapat menghapuskan dosa, bagi yang menjalankannya sesuai dengan
    perintah Allah SWT.

  4. Haji dan Umroh merupakan kifarat/penebus dosa.Ada dosa yang yang hanya dapat ditebus
    dengan wukuf di Arafah saat Ibadah Haji.

  5. Surga adalah balasan bagi Haji yang mabrur.
  6. Biaya yang dikeluarkan untuk Ibadah Haji merupakan infaq fi sabilillah.

 Rukun Haji

Rukun Haji adalah kegiatan yang harus dilakukan dalam Ibadah Haji.Jika tidak dikerjakan maka Hajinya tidak syah

 

Rukun HajiArti
Ihram Pernyataan mulai mengerjakan ibadah haji atau umroh dengan memakai pakaian ihram disertai niat haji atau umroh di miqat
 
Wukuf di Arafah Berdiam diri dan berdoa di Arafah pada tanggal 9 Zulhijah
 
Tawaf Ifadah Mengelilingi Ka'bah sebanyak 7 kali, dilakukan setelah melontar jumroh Aqabah pada tgl 10 Zulhijah
 
Sa'i Berjalan atau berlari-lari kecil antara bukit Shafa dan Marwah sebanyak 7 kali, dilakukan setelah Tawaf Ifadah
 
Tahallul Bercukur atau menggunting rambut setelah melaksanakan Sa'i
 
Tertib Mengerjakan kegiatan sesuai dengan urutan dan tidak ada yang tertinggal
 


Wajib Haji
 

Wajib Haji adalah kegiatan yang harus dilakukan padaIbadah Haji, jika tidak dikerjakan harus membayar dam (denda)
Wajib Haji Keterangan
Niat Ihram Dilakukan setelah berpakaian Ihram
Mabit (bermalam) di Muzdalifah pada tgl 9 Zulhijah Dalam perjalanan dari Arafah ke Mina
Melempar jumroh Aqabah Pada tanggal 10 Zulhijah
Mabit di Mina Pada hari Tasyrik (11-13 Zulhijah)
Melempar jumrah Ula, Wustha dan Aqabah Pada hari Tasyrik (11-13 Zulhijah)
Tawaf Wada Melakukan tawaf perpisahan sebelum meninggalkan kota Makkah
Meninggalkan perbuatan yang dilarang saat Ihram ---


Larangan saat Ihram
  1. Tidak boleh memotong dan mencabut rambut, memotong kuku, menggaruk sampai kulit terkelupas atau mengeluarkan darah
     
  2. Tidak boleh menggunakan parfum, termasuk parfum yang ada pada sabun
     
  3. Tidak boleh bertengkar
     
  4. Tidak boleh bermesraan
     
  5. Tidak boleh berhubungan suami isteri
     
  6. Tidak boleh berkata yang tidak baik, berkata porno
  7. Tidak boleh menikah atau menikahkan
     
  8. Tidak boleh berburu atau membantu berburu
     
  9. Tidak boleh membunuh binatang (kecuali mengancam jiwa), memotong atau mencabut tumbuhan dan segala hal yang mengganggu kehidupan mahluk.
     
  10. Tidak boleh ber make-up
     
  11. Pria tidak boleh : memakai penutup kepala, memakai pakaian berjahit dan tidak boleh memakai alas kaki yang menutup mata kaki
     
  12. Wanita tidak boleh : menutup wajah dan memakai sarung tangan sehingga menutup telapak tangan

Jenis Haji Pelaksanaan
  Haji Tamattu  
  Ibadah Haji dengan cara melaksanakan Ibadah Umroh dahulu kemudian Ibadah Haji, dan diselingi Tahallul.
a. Ihram dari miqat untuk Umroh
b. Ihram lagi dari miqat untuk Haji
c. Membayar Dam
d. Disunatkan Tawaf Qudum

  Haji Ifrad  
 
Ibadah Haji dengan cara melaksanakan Ibadah Haji dahulu kemudian Ibadah Umroh, dan diselingi Tahallul.

a. Ihram dari miqat untuk Haji
b. Ihram lagi dari miqat untuk Umroh
c. Tidak membayar Dam

  Haji Qiran  
 
Ibadah Haji dengan cara melaksanakan Ibadah Haji dan Ibadah Umroh pada waktu bersamaan, tanpa diselingi Tahallul.

a. Ihram dari miqat untuk HajiUmroh
b. Melakukan semua pekerjaan haji
c. Membayar Dam
dan

 (Sumber )
[ Read More ]

Tata Cara Pelaksanaan Haji Qiran


Lokasi Tanggal Kegiatan
Mekah 8 Zulhijah
(pagi)
- Setelah berpakaian dan berniat Ihram, berangkat dari Mekah ke
  Mina atau langsung ke Arafah
Mina 8 Zulhijah
(siang-malam)
- Bermalam (mabit) di Mina sebelum berangkat ke Arafah
Mina - Arafah 9 Zulhijah
(pagi-siang)
- Berangkat ke Arafah setelah matahari terbit atau setelah sholat
  subuh
Arafah 9 Zulhijah
(pagi-sore)
- Berdoa, dzikir, tasbih sambil menunggu waktu Wukuf
  (pada siang hari)
- Shalat Dzuhur dan Ashar dijama' qasar (Dzuhur 2 rakaat, Ashar 2
  rakaat),  dilaksanakan pada waktu Dzuhur.
- Tepat ketika matahari tengah hari bergeser (melewati jam 12
  siang) ke ufuk terbenam,&nbsptibalah waktu Wukuf.
- Laksanakan Wukuf dengan berdoa, dzikir, talbiyah, istighfar
  terus menerus dan berhenti saat Maghrib.
Arafah-Muzdalifah 9 Zulhijah
(sore)
- Setelah matahari terbenam, berangkat ke Muzdalifah. Sholat
  Maghrib nanti dilakukan di Muzdalifah (dijamak dengan sholat
  Isya)
Muzdalifah 9 Zulhijah
(malam)
- Sholat Maghrib dan Isya dijamak ta'khir
- Mabit di Muzdalifah, paling tidak berhenti sebentar sampai
  lewat tengah &nbspmalam.
- Mengumpulkan 7 batu kecil utk melontar Jumrah Aqabah besok pagi
  (setelah sholat Subuh pd tgl 10 Zulhijah)
- Setelah sholat Subuh pd tgl 10 Zulhijah, berangkat ke Mina
Mina 10 Zulhijah
(subuh)
- Melontar Jumrah Aqabah 7 kali
- Tahallul awal
- Ke Mekah untuk melakukan Tawaf Ifadah, Sai dan Tahallul Qubra,
  bagi yang menginginkan
- Harus berada kembali di Mina sebelum Maghrib
- Mabit di Mina sampai lewat tengah malam.
Mina 11 Zulhijah
(subuh-malam)
- Melontar Jumrah Ula, Wustha dan Aqabah masing-masing 7 kali
- Mabit di Mina, paling tidak sejak sebelum maghrib sampai lewat
  tengah malam
Mina 12 Zulhijah
(pagi)
- Melontar Jumrah Ula, Wustha dan Aqabah masing-masing 7 kali
- Bagi yang Nafar Awal, kembali ke Mekah sebelum Maghrib
  dilanjutkan dengan Tawaf Ifadah, Sa'i serta Tahallul Qubra bagi
  yang belum
- Bagi yang Nafar Tsani, mabit di Mina
Mina 13 Zulhijah
(pagi)
Bagi yang Nafar Tsani
-
Melontar Jumrah Ula, Wustha dan Aqabah masing-masing 7 kali
- Kembali ke Mekah
Mekah 13 Zulhijah
(siang-malam)
- Tawaf Ifadah, Sa'i dan Tahallul Qubra bagi yang belum.
  Bagi yang sudah melakukan Sa'i sesudah Tawaf Qudum
  (ketika baru tiba di Mekah) tidak perlu lagi melakukan Sa'i. Tinggal
  melakukan Tahallul saja.&nbspTawaf dan Sa'i yang dilakukan juga
  berfungsi sebagai Tawaf dan Sa'i Umroh
- Ibadah Haji dan Umroh selesai. Tawaf Ifadah boleh juga dilakukan
  pada tgl 10 & 11 Zulhijah.

Sumber : Buku Haji & Umroh - oleh H.M. Iwan Gayo
[ Read More ]

    close
    Banner iklan disini

    Kunjungan Anda

    Total Tayangan Halaman