berbagi pengetahuan tentang Islam diakhir zaman.بِـسْـمِ اللهِ

Premium Blogger Themes - Starting From $10
#Post Title #Post Title #Post Title

Inilah perbandingan keadaan penduduk indonesia tahun 1990 dengan 2015

Oleh : Muh. Alie marzen
(Editor www.ashabul-muslimin.tk)

Siapapun anda masih bocah atau dewasa saya ajak anda berfikir tentang perubahan peradaban bangsa indonesia dari zaman ke zaman yang semakin menghawatirkan. Jika menghitung dari jaman majapahit hingga tahun 1990 penduduk indonesia mencapai 179.378.946 jiwa,sedangkan tahun ini mencapai252.370.792 jiwa bertambah 33 juta penduduk selama 25 tahun, jadi pertahun ada 1,32 jutaan manusia baru lahir kebumi indonesia. tp mungkin hanya 100 orang bayi dari sejuta 300 ribu bayi yang akan memimpin perubahan dan kemajuan bangsa dimasa depan.

Kita melihat carut-marutnya kondisi negri ini dari persoalan krisis moral, krisis agama, krisis ekonomi, krisis pendidikan, meningkatnya kemiskinan, meroketnya harga pangan, sulitnya mendapat lapangan pekerjaan yg tidak seimbang dengan peledakan penduduk yang begitu pesat, kesenjangan sosial dsb yang semakin menambah derita bangsa yang mayoritas muslim ini. Hal itu karena sudah lemahnya keimanan umat islam indonesia  yang 80% mendominasi indonesia dan kerusakan moral generasi muda yang makin sulit dibendung, padahal kalau generasi ini rusak apakah anak cucu mereka tidak lebih rusak? Bukankah bibit jelek menghasilkan buah yang jelek pula.? Bayangkan 10 tahun setelah anda membaca tulisan ini apa yang terjadi.?

Krisis ahlaq dan krisis ekonomi merupakan kelanjutan dari krisis agama. Kita tengok tahun 90 an meski jaman belum secanggih sekarang, manusia belum terlalu mengenyam bangku sekolah, tetapi soal pangan murah, masih banyak lowongan pekerjaan, sawah ladang masih luas, belum banyak pemukiman, udara masih segar belum banyak kendaraan bermotor dan macet seperti sekarang karena setiap tahun 10 juta kendaraan diproduksi, dan kehidupan interaksi sosial masih serasa harmonis, karena dulu belum ada listrik, apalagi  hp android, laptop, jejaring sosial facebook, bbm mesenger, whatsapp, line, twitter instagram dsb. Semua itu belum ada. Memang semua itu ada sangat membantu komunikasi karena kecepatan pesan sms atau pesan chating yang dikirim menyamai kecepatan cahaya, karena pesan sms dan internet menggunakan pita/gelombang radio / elektro magnetik sebagai media transmisinya. Bayangkan kecepatan cahaya itu sama dengan 300000 km per detik. Bukan per jam loh.  Makanya satu detik pesan dikirim dia mengelilingi bumi 7 kali dalam sedetik, karena begitu cepat luar biasa makanya dunia ini juga cepat berubah. Berbeda dengan dulu kirim pesan surat pakai kantor pos yang mengirim manusia (dulu kita mengenal Pak POS bukan?) pake kendaraan bermotor yang mungkin kecepatan rata2 60 km/jam sehingga sekarang dikirim seminggu kemudian baru sampai atau sebulan kemudian jika kita mengirim surat keluar negri.  Kalau sekarang kita mengirim email (surat elektronik) sekarang dikirim, 1/8 detik udah sampe ujung dunia. Apakah anda bisa membayangkan cepatnya pesan bbm atau sms anda yang dikirim kepada teman atau saudara anda?

Yah ternyata cepatnya komunikasi dan teknologi yang ternyata semua itu hanyalah menambah rusaknya kondisi sosial negri ini, dan melenyapkan 'surga anak2' yaitu menghilangnya permainan tradisional yang justru melatih mental yang baik untuk masa depan. Kemudian hadirnya zaman gadget ini merubah fisik anak2 menjadi puber lebih awal, kasian mereka yang baru berumur belasan harus mengalami galau akibat mabuk asmara, yang mereka sendiri tak tahu maknanya.

Ayah saya memang seorang yang tak tahu baca tulis dan teknologi tapi nasehat beliau lebih aku ingat daripada pemikir sarjana yang tak tahu adab dan beragama yang semakin banyak orang begituan dijaman ini. Nasehat beliau adalah meski zaman berubah tapi kita harus menjaga martabat kita bangsa indonesia yang berciri khas sopan santun dan unggah-ungguh tetap dijaga. Apalagi kami keturunan suku jawa. Tentu dari dulu sudah terkenal budaya moralnya tapi mulai luntur dan hilang bersama lahirnya generasi baru yang makin kebarat-baratan.

Inilah kenyataan bangsa kita dewasa ini, saya (penulis) seakan seorang penjelajah waktu yang hanya bisa sedikit menjabarkan perubahan peradaban dinegri ini. Semoga jadi pelajaran moral bagi kita semua. Mungkin sekarang ini hanya saya atau mungkin hanya sebagian orang juga merasakan perubahan dunia yang begitu buruk, saya merasa sedikit sekali menjumpai dan sangat sulit menemukan manusia yang sopan beradab dan berakhlaq jujur. Karena sifat bangsa ini makin meniru bangsa barat, padahal sifat mereka itu berkiblat pada fir'aun dan kaum ad atau tsamud yang dihancurkan karena kesombongan dan kerusakan moral mereka.

Nasehat opini saya:
jadilah manusia yang pantang menyerah dalam bersaing,  kalah menang, berhasil gagal bkn urusan. Adab dan akhlaq nomor satu dibanding keilmuan dan pendidikan. Karena manusia yang berilmu tak tahu akhlaq dia akan jadi penipu ulung masyarakat, sedangkan orang alim ahli agama sedang dia tidak berakhlaq maka dia hanya jadi orang munafiq pemecah persatuan bangsa.

Mari kita berdoa semoga umat islam makin maju dalam berfikir dan maju dalam membangun peradaban yang damai dan berahlaq luhur. Amin

Wallahualam

[ Read More ]

Kisah Ande Ande Lumut : 'Jangan kamu nikahi gadis pezina'


oleh :
Muhammad Ashabus Samaaun

publisher :
www.ashabul-muslimin.tk

Mukadimah kisah  :
Saya waktu sekolah dasar pernah didongengi guru saya kisah ande2 lumut. Kemudian saya berfikir kalau kisah itu ternyata mengandung banyak pelajaran khususnya bagi remaja muslim dijaman sekarang.

dalam  cerita rakyat jawa dikenal cerita ande-ande lumut, seorang pemuda tampan dan kaya yang dikabarkan mencari jodoh kemudian informasi tersebut sampai kepada seorang janda yang mempunyai 3 orang anak perempuan kandung cantik dan 1 anak perempuan angkat yang kurang cantik. kemudian sang ibu menyuruh 3 anak nya untuk pergi mengajukan lamaran sementara anak tirinya pergi diam-diam.

Dalam perjalanannya, ternyata mereka harus menyeberangi sungai yang lebar. Pada saat itu, muncullah penjaga sungai berwujud siluman yuyu (kepiting sawah) raksasa bernama Yuyu Kangkang. Yuyu Kangkang menawarkan jasa untuk menyeberangkan mereka dengan catatan diberi imbalan bersedia dicium olehnya setelah diseberangkan. Karena terburu-terburu, semua gadis-gadis desa yang lain segera saja menyetujuinya, dengan pemikiran bahwa sang pangeran tidak akan mengetahuinya.

Hanya sibungsu yang bernama Klenting Kuning yang menolak untuk dicium Yuyu Kangkang. Ketika Yuyu Kangkang bermaksud memangsanya, Klenting Kuning melawannya dengan senjata yang dititipkan oleh ibunya. Karena hanya sibungsu yang tidak dicium Yuyu Kangkang, jadilah Ande Ande Lumut memilih si bungsu sebagai pendampingnya.

meski wajahnya cantik ande lumut tidak mau menikahi mereka karena mereka tidak bisa menjaga kesucian diri, sementara itu ande lumut memilih yang kurang cantik tetapi mampu menjaga diri.

mungkin sifat ande lumut berbeda dengan sifat pemuda sekarang yang penting wajah cantik asal samber saja. tidak peduli watak mereka sehingga menyesal ketika sudah menikah karena tidak bisa menerima sifat jelek istrinya. karena cantik bukan jaminan bahagia. tapi kebanyakan tertipu. pemuda seperti ande lumut patut dijadikan pelajaran pemuda sekarang dalam mencari jodoh. bahkan cuman dicium saja ande lumut tidak mau dengan mereka apalagi mereka yang menjual keperawan dengan harga yang sangat murah bahkan gratis kepada pacar mereka padahal belum menikah.

MUKADIMAH HADITS :

Rasulullah ditanya tentang hal Yang paling banyak menjerumuskan manusia ke-dalam neraka, beliau bersabda: "mulut dan kemaluan." (H.R. Turmudzi)

Penjelasan singkat hadits :

hadits rasul ini memberikan nasehat kepada kita bahwa awal dari kesengsaraan manusia dimuka bumi dan kehidupan setelah mati adalah dominan disebabkan dari ulah mulutnya yang tidak dijaga dari pembicaraan kotor dan menyakiti hati orang lain, dan juga sebab hawa nafsu dari kemaluannya yang tidak dijaga kesuciannya, diumbar seenaknya kepada yang bukan muhrim, perilaku semacam ini sudah lazim kita temukan dewasa ini pada anak-anak remaja usia pelajar yang berpakaian tidak menutup aurot, mengumbar pandangan kepada lawan jenis, percampur bauran laki-laki dan perempuan ditempat umum dan juga pacaran atau pun bermesraan tanpa ikatan pernikahan sehingga sejurus kemudian terjadilah zina yang terlarang yang mengakibatkan dosa besar.

minimnya pengetahuan agama dan semakin canggihnya teknologi sekarang ini justru hanya menjadi makin maraknya perzinaan dikalangan remaja-remaja yang mentalnya masih labil, karena emosi dan hasrat biologis pada masa remaja itu sedang berkembang pesat, namun akalnya tidak dilatih untuk memahami ayat-ayat Allah yang memperingatkan akan ancaman siksa neraka bagi para pendosa dan janji pahala surga yang ditujukan kepada para manusia yang mau mengabdikan diri untuk agama, yang bertakwa dan berakhlaq mulia.

sehingga apa yang terjadi? tentu saja setan-setan anak buah iblis leluasa menggoda anak manusia untuk berbuat dosa besar, sehingga menjadi teman mereka dineraka kelak. itulah yang terjadi kepada anak-anak kita dewasa ini. mereka rusak moral karena sudah tidak ada ilmu agama yang membentengi mereka dari perbuatan keji. pacaran sudah diaggap biasa, serta tren zaman dan mereka yang tidak mau pacaran diolok-olok dengan kata-kata jomblo, kesepian dan sebagainya. supaya mereka mau mengikuti ritual setan mendekati zina itu, seorang beriman yang tidak terpengaruh ajakan setan berfikir bahwa jomblo dan sepinya tidak pacaran tidak sebanding kengerian, kesunyian, kegelapan dan kesengsaraan dialam kubur. oleh karena itu kalian para remaja muslim jangan terpengaruh ajakan setan ini.

kemudian juga kita melihat sekarang ini tren-tren berpakaian barat juga sudah meracuni busana muslim yang sesuai peraturan (jilbab syar 'i), semacam berjilbab dengan kerudung transparan dengan kaos lengan panjang yang ketat dan menonjolkan bentuk payudara. dan juga dengan celana jins ketat yang menonjolkan lekuk tubuh mereka. naudzubillah sebenarnya pakaian semacam itu tidak ubahnya seperti berpakaian tapi telanjang. berpakaian jilbab seperti itu bukan pahala tetapi dosa yang didapat.

dunia barangkali juga sudah mau kiamat. karena marak sekali juga muslimah yang katanya berpakaian jilbab terlibat juga terlibat dosa pacaran. entah pakaian yang melekat itu hanya untuk menutupi kebusukan hati, atau hanya berpakaian tapi minim sekali ajaran agama yang dimengerti. hal yang barusan ini bukan omong kosong banyak sekali berita yang beredar dikoran apalagi internet tentang jilbab porno  dan jilbab mesum yang meresahkan umat islam.

sehingga pelajaran yang didapat dari semua ini adalah islam tak sekadar penampilan tapi juga ketulusan jiwa mempelajari ilmu agama dan akhlaq mulia sebagai pakaian terbaiknya. jika anda melihat wanita biasa berpakaian sopan meski rambutnya kelihatan karena tidak berhijab tetapi akhlaqnya santun siapa yang tidak terpikat olehnya, berbeda dengan anda melihat wanita berhijab tapi mulutnya kasar dan kelakuannya kurang ajar, siapa yang empati dengannya? apa itu juga tidak menjelekkan agama?

Pelajaran dari hadits dan syair diatas.

jaman sekarang ini telah terjadi wabah perzinaan yang sulit terbendung sehingga akan sulit menemukan gadis yang masih suci lahir batin yang patut menjadi ibu yang salihah bagi anak-anaknya. apalagi penampilan sudah tak menjamin lagi dijaman sekarang ini. karena mereka yang berhijab banyak juga yang hanya sebagai kedok untuk menutupi kebusukan diri mereka. tetapi Allah telah menjamin surga bagi yang bisa menjaga kesucian diri dan memberikan jodoh yang tepat untuk mereka yang bertakwa. Allah berfirman dalam surat An-Nur.

"Laki-laki berzina tidak mengawini melainkan perempuan yang berzina, atau perempuan yang musyrik, dan perempuan yang berzina tidak dikawini melainkan oleh laki-laki yang berzina atau laki-laki musyrik, dan yang demikian itu diharamkan atas orang-orang yang mukmin.. "
(ayat 3)

"Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula)..
Dan wanita-wanita baik-baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik-baik (pula).…… "
(ayat 26)

dengan demikian HARAM hukumnya seorang mukmin menikahi wanita pezina dan sebaliknya. meskipun cantik dan penampilan menarik tetapi jika ketahuan pezina tetap haram dinikahi. kecuali mereka yang bertaubat.

kenapa haram walaupun agama sama? karena dikawatirkan rumah tangga amburadul dan kacau balau jika salah satu pihak adalah pezina. bagaimana perasaan anda ketika istri cantik anda berzina dengan tetangga sementara anda sedang capek banting tulang untuk keluarga? karena memang itulah sifat pezina, dia tidak akan pernah puas dengan satu pasangan saja. jadi jagalah anda dan keluarga anda dari mendekati zina karena pezina tidak akan tenang hidupnya didunia dan akhirat.

wallahu alam

[ Read More ]

Kisah islam : Tangisan Rasulullah saw, mengguncang arsy

Kisah islam : Tangisan Nabi Muhammad saw menggoncang Arsy

'Dikisahkan, bahawasanya diwaktu Rasulullah Shallallahu'Alaihi
Wasallam sedang bertawaf di Ka'bah, beliau mendengar seseorang di
hadapannya bertawaf, sambil berzikir: 'Ya Karim! Ya Karim!'

RasulullahShallallahu'Alaihi Wasallam menirunya membaca 'Ya Karim! Ya
Karim!' Orang itu laluberhenti di salah satusudut Ka'bah, dan berzikir
lagi: 'Ya Karim! Ya Karim!' RasulullahShallallahu'Alaihi Wasallam yang
berada di belakangnya mengikut zikirnya'Ya Karim! Ya Karim!' Merasa
seperti diolok-olokkan, orang itu menoleh ke belakang dan terlihat
olehnya seorang laki-laki yang gagah, lagi tampan yang belum pernah
dikenalinya. Orang itu lalu berkata:
'Wahai orang tampan! Apakah engkau memang sengaja
memperolok-olokkanku, kerana aku ini adalah orang Arab badwi? Kalaulah
bukan kerana ketampananmu dan kegagahanmu, pastiengkau akan aku
laporkan kepada kekasihku, Muhammad Rasulullah.' Mendengar kata-kata
orang badwi itu, Rasulullah Shallallahu'Alaihi Wasallam tersenyum,
lalu bertanya: 'Tidakkah engkau mengenali Nabimu, wahai orang Arab?'
'Belum,' jawab orang itu. 'Jadi bagaimana kau beriman kepadanya?'
'Saya percaya dengan mantap atas kenabiannya, sekalipun saya belum
pernah melihatnya, dan membenarkan perutusannya, sekalipun saya belum
pernah
bertemu dengannya,' kata orang Arab badwi itupula.

RasulullahShallallahu'Alaihi Wasallam pun berkata kepadanya: 'Wahai
orang Arab!Ketahuilah aku inilah Nabimu di dunia dan penolongmu nanti
di akhirat!' Melihat Nabi dihadapannya, dia tercengang, seperti tidak
percaya kepada apa yang dialami dirinya.

'Tuan ini Nabi Muhammad?!' 'Ya' jawab Nabi Shallallahu'Alaihi
Wasallam. Dia segera tunduk untuk mencium kedua kaki Rasulullah
Shallallahu'Alaihi Wasallam. Melihat halitu, Rasulullah
Shallallahu'Alaihi Wasallam menarik tubuh orang Arab itu, seraya
berkata kepadanya:

'Wahal orang Arab! janganlah berbuat serupa itu. Perbuatan serupa itu
biasanyadilakukan oleh hamba sahayakepada tuannya, Ketahuilah, Allah
mengutusku bukan untuk menjadi seorang yang takabbur yang meminta
dihormati, atau diagungkan, tetapi demi membawa berita gembira bagi
orang yang beriman, dan membawa berita menakutkan bagi yang
mengingkarinya (orang kafir).'

Ketika itulah, Malaikat Jibril a.s. turun membawa berita dari langit
dia berkata: 'Ya Muhammad! Tuhan As-Salam mengucapkan salam kepadamu
dan bersabda: 'Katakanlah kepada orang Arab itu, agar dia tidak
terpesona dengan belas kasih Allah. Ketahuilah bahawa Allah akan
menghisabnya di hari Mahsyar nanti, akan menimbang semua amalannya,
baik yang kecil mahupun yang besar!' Setelah menyampaikan beritaitu,
Jibril kemudian pergi. Maka orang Arab itupula berkata:
'Demi keagungan serta kemuliaan Tuhan, jika Tuhan akan membuat
perhitungan atas amalan hamba, maka hamba pun akan membuat perhitungan
dengannya!'

kata orang Arab badwi itu. 'Apakah yang akan engkau perhitungkan
denganTuhan?' Rasulullah bertanya kepadanya. 'Jika Tuhan akan
memperhitungkan dosa-dosa hamba, maka hamba akan memperhitungkan
betapa kebesaran maghfirahnya, 'jawab orang itu. 'Jika Dia
memperhitungkan kemaksiatan
hamba, maka hamba akan memperhitungkan betapa keluasan
pengampunan-Nya. Jika Dia memperhitungkan kekikiran hamba, maka hamba
akan memperhitungkan pula betapa kedermawanannya!'

Mendengar ucapan orang Arab badwi itu, maka Rasulullah
Shallallahu'Alaihi Wasallam pun menangis mengingatkan betapa benarnya
kata-kata orang Arab badwi itu, air mata beliau meleleh membasahi
Janggutnya. Lantaran itu Malaikat Jibril turun lagi seraya berkata:
'Ya Muhammad! Tuhan As-Salam menyampaikan salam kepadamu, dan bersabda:
Berhentilah engkau dari menangis! Sesungguhnya kerana tangismu,
penjaga 'Arasy lupa dari bacaan tasbih dan tahmidnya, sehingga la
bergoncang.
Katakan kepada temanmu itu, bahawa Allah tidak akan menghisab dirinya,
juga tidak akan memperhitungkan kemaksiatannya. Allah sudah mengampuni
semua kesalahannya dan la akan menjadi temanmu di syurga nanti!'
Betapa sukanya orang Arab badwi itu, ketika mendengar berita tersebut,
lalu menangis kerana tidak berdaya menahan keharuan dirinya. '

============================

pelajaran dari kisah :

- mendapatkan kebahagiaan akhirat tak hanya bisa mengumpulkan amal
amal kebaikan tetapi lebih penting memahami untuk apa dan siapa kita
beramal.

- semua amalan kita tak seberapa dibanding sekecil apapun karunia Allah swt.

-jangan berbangga dengan amal kebaikanmu tapi banggalah ketika kamu
berhasil menghitung berapa banyak kesalahanmu.

- pelajaran bagi kita yang telah merasa mampu beramal dan berilmu
agama lebih luas dari yang lain. jangan bangga dulu, karena sebab
rahmat Allah saja kamu selamat dari siksa-Nya. atau mendapat surgaNya.
Bukan dari ilmu dan kemampuanmu. bersikaplah lemah lembut dan
berlapang dada kepada orang yang lebih rendah pemahamannya daripada
kamu seperti yang dicontohkan Rasulullah saw dalam kisah diatas. Meski
arab badui (klo diindonesia orang pelosok yang minim pengetahuan)
tetap beliau hormati dan perlakukan sebagaimana sahabat beliau yang
lain.


wallahu alam

refrensi : buku kumpulan kisah dan hikmah.
editor : www.ashabul-muslimin.tk

--
ttd.


M. Alie Marzen
[ Read More ]

Bisakah mengirim Pahala Kepada Mayit??

Mukadimah Ayat ;

Sungguh Allah Ta'ala telah berfirman

وَ أَنْ لَيْسَ لِلْإِنْسَانِ إِلَّا مَا سَعَى

"Dan manusia tidaklah memperoleh (pahala) kecuali apa yang telah diusahakannya ." (Qs An Najm: 39)

Penjelasan :

Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan mengenai makna ayat ini: "Yaitu, sebagaimana seseorang tidak akan menanggung dosa orang lain, demikian juga dia tidak akan memperoleh pahala kecuali apa yang telah ia usahakan untuk dirinya sendiri. Dari ayat yang mulia ini, Imam Asy Syafi'i rahimahullah dan para pengikutnya mengambil kesimpulan hukum bahwa bacaan Al Qur'an yang dihadiahkan kepada mayit pahalnya tidak akan sampai kepada si mayit karena hal itu bukan amal perbuatan mereka sendiri dan bukan pula usaha mereka. Oleh karena itulah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tidaklah mengajarkan hal tersebut kepada umatnya dan tidak pula menganjurkannya, tidak pula membimbing mereka dengan menggunakan dalil yang tegas maupun isyarat, tidak pula hal ini dinukil dari seorang sahabatpun radhiyallahu 'anhum. Seandainya  mengirim pahala bacaan Al Qur'an kepada mayit adalah perkara yang baik maka mereka pasti telah mendahului kita dalam perkara ini."

Adapun hadits Rasulullah shallallahu 'aliahi wa sallam

إذا مَاتَ الإِنْسَانُ انقَطَعَ عملُه إلا من ثَلَاثٍ : من ولدٍ صالحٍ يدعُوْ له, أو صدقةٍ جاريةٍ من بعدِهِ , أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ

"Jika seseorang meninggal dunia maka terputuslah pahala amalannya kecuali tiga perkara : anak shalih yang mendoakannya , sedekah jariyah dan ilmu yang bermanfaat ." (HR. Muslim)

Ibnu Katsir juga menjelaskan mengenai hal ini bahwa pada hakikatnya tiga perkara tersebut merupakan bagian dari usaha dan amalan seseorang. Sebagaiamana dalam sebuah hadits (artinya): "Sesungguhnya sebaik-baik apa yang dimakan oleh seseorang adalah yang berasal hasil usahanya, dan sesungguhnya anak keturunan merupakan bagian dari usahanya."
(HR. Ahmad, Abu Dawud, At Tirmidzi, An Nasa'i dari hadits 'Aisyah radhiallahu 'anhaa, At Tirmidzi mengatakan derajat hadits ini hasan shahih).

Kemudian untuk sedekah jariyah seperti wakaf dan yang sejenisnya, hal ini merupakan bagian dari peninggalan amalannya (atsar). Allah Ta'ala berfirman:

إِنَّا نَحْنُ نُحْيِي الْمَوْتَى وَنَكْتُبُ مَا قَدَّمُوا وَآثَارَهُمْ

"Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang mati dan Kami menuliskan apa yang telah mereka kerjakan dan dampak dari amal yang mereka tinggalkan (atsar)." (Qs. Yaasin: 12)

Kebiasaan tahlilan yang dilakukan masyarakat pada hari-hari tertentu setelah seseorang meninggal dunia merupakan perbuatan yang tidak ada dasarnya didalam islam.

Karena dan tidak jarang hal itu memberatkan dan membebankan keluarga si mayit jika mereka termasuk golongan orang-orang yang tidak mampu.

Adapun tentang doa bersama bagi seorang yang sudah meninggal yaitu seseorang berdoa sedangkan yang lainnya mengaminkan maka tidaklah mengapa meskipun yang lebih utama adalah berdoa dengan sendiri-sendiri.

Imam Muslim meriwayatkan dari Utsman bin 'Affan, ia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam apabila telah selesai dari menguburkan mayit beliau berkata: "Mintakanlah ampunan untuk saudara kalian, dan mohonkanlah keteguhan untuknya, karena sesungguhnya sekarang ia sedang ditanya."

Firman Allah swt :

وَالَّذِينَ جَاؤُوا مِن بَعْدِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلًّا لِّلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَؤُوفٌ رَّحِيمٌ

Arti)nya : "Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshor), mereka berdoa: "Ya Rabb Kami, beri ampunlah Kami dan saudara-saudara Kami yang telah beriman lebih dulu dari Kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati Kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Rabb Kami, Sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang." (QS. Al Hasyr : 10)

Imam Nawawi mengatakan, "Doa, pahalanya akan sampai kepada si mayit demikian pula sedekahnya dan keduanya sudah menjadi kesepakatan para ulama."

Sedangkan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abu Hirairoh bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,"Apabila anak Adam meninggal dunia maka terputuslah amalnya kecuali dari tiga hal : dari sedekah jariyah atau ilmu yang bermanfaat atau anak sholeh yang mendoakannya." tidaklah menutupi diterimanya doa seseorang bagi seorang yang sudah meninggal dunia oleh Allah swt meskipun orang yang mendoakannya itu bukanlah anak kandungnya karena yang dimaksud dengan terputus amalnya adalah amal si mayit.

Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Ad Darda' dia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Tidak ada seorang muslim pun yang mendoakan kebaikan bagi saudaranya (sesama muslim) yang tidak hadir dihadapannya, melainkan malaikat akan mendoakannya pula: 'Dan bagimu kebaikan yang sama.'

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,"Barangsiapa yang memohonkan ampunan bagi orang-orang beriman laki-laki maupun perempuan maka Allah menuliskan baginya dari setiap orang beriman laki dan perempuan (yang didoakannya) itu satu kebaikan." (HR. ath Thabrani, al Haitsami mengatakan sanadnya baik. Syeikh al Albani menghasankan hadits ini)

Kesimpulan

Dan ayat An-Najm bahwa seseorang  memang memperoleh kecuali apa yg ia usahakan. Dosa dan pahala adalah hasil perbuatan simayit ketika hidup didunia. Jadi mengirim pahala baca qur'an dan sedekah supaya menambah catatan amal simayit adalah bertentangan dengan ayat diatas.

Dan doa kaum muslimin memintakan ampunan kepada Allah agar dosa-dosa simayit dapat dikurangi dicatatan amal diakhirat sana. Hal itu tidak bertentangan karena yang dimaksud ayat 'tidak memperoleh apa2 kecuali apa yang dia usahakan' adalah pahala dan dosa.

Bukan termasuk didalamnya doa kaum muslimin, karena doa kita disana tidak menambah catatan pahala amal kebaikan simayit tetapi kita hanya memohon kepada Allah agar menjamin keselamatan dan ampunan bagi simayit.

Wallahu A'lam

Editor :
M alie marzen

Penerbit:
www.ashabul-muslimin.tk

Refrensi :

berbagai sumber.

[ Read More ]

Solusi Dampak Negatif Arus Globalisasi

Judul  : Mari Waspadai Efek negatif Globalisasi dengan Banyak Belajar Agama.

oleh : muhammad abdulrahman al muslim a.k.a (Ali Marzen)

Profil penulis : alumni majelis dakwah sekolah al-ijtihad SMK N 2 Temanggung, Jawa Tengah, lulusan 2010. juga sebagai editor dan publisher aktif di majelis www.ashabul-muslimin.tk sejak berdiri 2009 - sekarang.

MUKADIMAH

BISMILLAHIRROHMANIOHIM,

Sudah 6 tahun saya sebagai aktivis blogger muslim dengan berbagai pengalaman suka dan duka saya kembali menengok arsip tulisan lama saya, barangkali sudah basi kalau itu makanan, kalau kertas sudah usang, tapi tidak ada kata basi atau kadaluarsa bagi ilmu pengetahuan.

Artikel ini sebenarnya adalah artikel daur ulang. eits tapi bukan daur ulang rongsokan loh. apa maksudnya?

Tulisan ini adalah tulisan pertamaku dulu ketika mulai aktif di majelis dakwah. tepatnya pertengahan tahun 2010. waktu itu aku belum lancar menulis dan susunan paragrafnya belepotan, dengan sedikit edit kami sajikan tulisan artikel ini kembali untuk anda. memang menulis itu adalah sulit bagi sebagian orang tapi kalau sudah terbiasa lama-lama dan tulisan kita terorganisir rapi dan mudah dimengerti. tulisan ini diharapkan menjadi nasehat bagi kaum muslimin dan sebagai motivasi bahwa setiap orang bisa jadi penulis tanpa copy paste karya orang lain. tulisan ini teks aslinya adalah ; http://dulrohman.blogspot.com/2011/02/mewaspadai-perkembangan-zaman-melaui.html mari kita simak, tema tentang globalisasi dan kerusakan moral remaja.

MENENGOK KEADAAN GENERASI MUDA HARI INI.

sejenak mari kita tengok dunia kita yang sudah serba berantakan, anak muda semuanya gemar facebook dan  media sosial. bahkan tiap harinya ia habiskan untuk facebook, menurut penulis itu merupakan hal yang sia-sia. karena disamping kita rugi waktu kita juga berpotensi mengarah ke hal-hal yang tidak baik jika kita sudah kecanduan barang satu ini.

Sebagai umat islam, maka kita jangan sampai dibodohi oleh kaum kafir khususnya orang barat, apa buktinya? kita kecanduan facebook, sms tidak manfaat seperti pacaran dalam HP, main PS, game online, kecanduan siaran sinetron dan sebagainya yang mana mudhorot / kejelekannya sangat banyak untuk di bicarakan daripada kebaikannya. manfaat dari semua teknologi ini memang ada akan tetapi kita juga harus mengerti kalau mungkin manfaat nya itu lebih sedikit dibandingkan efek negatifnya.

jika kita tidak pandai-pandai menggunakan semua fasilitas teknologi di zaman globalisasi ini, disabdakan oleh rasululloh itu termasuk orang yang merugi, kenapa? karena waktu yang seharusnya kita gunakan untuk beramal salih malah kita gunakan untuk hal-hal yang tidak perlu dan bahkan merugikan diri kita.

seperti dalam hadits (nasehat nabi Muhammad SAW) dijelaskan

“Dari Abu Huroiroh beliau mengatakan, Rosululloh r bersabda : “Diantara tanda baiknya keimanan seseorang adalah meninggalkan perkara yang tidak bermanfaat baginya”.

Ket Hadits :

(Hadits ini di keluarkan oleh -Imam Turmudzi ,
- Ibnu Majah ,
-al-Baihaqi,
-Ibnu Hibban, 
-al-Baihaqi
- di hasankan oleh Imam Nawawi, dan shohihkan oleh syaikh Al-Albani dalam Misykatul Masobih No. 4839.)

Ibnu Daqiq al-‘Ied mengatakan : “Hadits ini merupakan ungkapan yang mencakup banyak makna yang agung pada lafadz yang sedikit”.

maka kita pun dapat mengartikan bahwa melakukan kesia-siaan juga berarti tanda buruknya keimanan seseorang. Dari hal tersebut maka kita harus berpikir dua kali jika kita mau menghabiskan waktu kita untuk hal-hal yang merugikan itu. sekarang cobalah kita tengok diri kita dan lingkungan kita.

Apakah semuanya baik-baik saja atau sebaliknya, bahkan justru yang penulis lihat hampir semua lingkungan tempat anak-anak generasi penerus bangsa ini selalu disuguhi oleh tontonan negaif dan fasilitas yang canggih namun merusak seperti TV, HP, Internet dan sebagainya yang mungkin digunakan untuk hal-hal yang tidak berguna dan mencontohkan sikap cinta duniawi.

TANGGUNG JAWAB ORANG TUA KEPADA ANAK

oleh karena itu kita sebagai orang tua jika tidak memperhatikan apa dan bagaimana anak tersebut menggunakan berbagai fasilitas tersebut maka orang tualah yang akan merugi. karena tanpa kontrol dari orang tua maka seperti yang terjadi kebanyakan yaitu akan membahayakan anak tersebut untuk menuju hal-hal yang negatif.

Kita perhatikan di tv, majalah , internet dan media lain banyak kasus-kasus pelanggaran oleh remaja-remaja termasuk juga yang masih anak anak dari pencurian, perampokan perjudian, pemerkosaan,  tawuran antar pelajar dan sebagainya, itu tidak lain tidak bukan adalah akibat negatif dari perkembangan zaman yang serba canggih tetapi tanpa kontrol orang tua sehingga ketika anak tersebut telah dewasa bingung mau jadi apakah anak tersebut.

apakah hanya akan main nongkrong dipinggir jalanan sambil merokok sambil main Gitar atau mungkin malah sampai mabuk-mabukan menjadi perampok atau begal?.

Hal itu sungguh ironis karena hal itu terjadi banyak sekali di Indonesia , tanah Air Kita yang sebagian penduduknya adalah Muslim, apa yang telah kita perbuat pada anak-anak kita sehingga Generasi kita ini rusak berat. Tidak lain adalah ulah kita yang acuh tak acuh terhadap anak apalagi ditambah pengetahuan agama yang sangat kurang sehingga tak salah jika banyak terjadi Demoralitas/kemorosotan moral.

Kalau kita hanya mengandalkan sekolah saja untuk mendidik anak kita, tetapi kita pontang -panting bekerja tanpa waktu luang untuk keluarga tanpa perhatian khusus untuk anak-anak kita maka berakibat pada rusaknya hubungan antar keluarga. apalagi dizaman akhir sekarang ini, cobaan tentu saja semakin berat maka kita harus waspada dan selalu meningkatkan Ilmu Agama kita.

Umumnya disekolah formal yang bukan pesantren atau berasaskan Keislaman, maka berdasarkan pengalaman yang sudah-sudah adalah saya mengalami sendiri waktu sekolah pelajaran moral dan agama seminggu hanya satu setengah jam, itu saja Gurunya sering Kosong dan malas mengajar. jadi apa yang kita kita harapkan dari anak setelah mereka lulus? 

Lulus sekolah bukannya anak tersebut membantu meringankan beban orang tua tapi mungkin justru akan merepotkan orang tua karena kenakalan yang amat sangat pada anak tersebut. Disisi lain dampak Negatif teknologi tentunya sangat lebih banyak dibanding dampak posistifnya, karena Setan yang dilaknat Allah tentunya sudah membuat perangkap yang sedemikian banyaknya sehingga semua kebenaran tampak semu, antara hal yang baik dan yang buruk sampai-sampai hampir tidak terlihat perbedaannya, tentunya segala perangkap setan itu tentunya adalah hal-hal yang disenangi, seperti dari game, TV, internet, gadget dsb. segalanya memang menyenangkan akan tetapi akibatnya menjadikan anak jadi malas belajar, akhirnya membolos setelah itu terlibat pergaulan bebas akhirnya keluar sekolah ditengah jalan, naudzubillah.

sehingga dari sinilah kita belajar untuk mendidik anak sejak Dini sampai ia dewasa dan kita harus selalu menaruh perhatian yang besar kepada anak sehingga Generasi kita menjadi generasi yang sholeh yang akan membangun negri ini dengan adil dan bijak.

Selaku orang tua, untuk membentuk anak sholeh maka jika kita kurang mampu dalam mendidik ilmu agama kita bisa menitipkan anak-anak kita dipondok pesantren, akan tetapi tak lepas kewajiban kita sebagai orang tua dan guru dirumah maka kita juga harus selalu senantiasa memperhatikan dan menasehati anak, karena sesungguhnya dari lingkungan keluargalah yang menetukan sukses tidaknya pendidikan diluar rumah seperti di Sekolah atau Pesantren.

MARI KITA KAJI MANFAAT IPTEK UNTUK BERDAKWAH

Ilmu agama merupakan erat kaitannya dengan Ilmu pengetahuan dan teknologi supaya segalanya menjadi terarah menuju hal yang bermanfaat. maka kita sebagai umat islam dituntut untuk menuntut ilmu setinggi mungkin untuk mengembangkan Iptek supaya segala sesuatu itu lebih maslahat terhadap Umat Islam Khususnya dan Bagi seluruh manusia di Dunia Umumnya.

Adapun kaitannya dengan tema tadi yaitu hubungan ilmu agama dengan Iptek maka tidak salah jika penulis mengajak kepada seluruh pembaca khususnya dan Seluruh Umat Islam untuk selalu menambah ilmu pengetahuan Agama dan juga tidak meninggalkan Ilmu Duniawi seperti Ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang dengan pesat seperti zaman sekarang ini. kemudian kita manfaatkan untuk kepentingan agama. demi kemajuan bangsa dan umat islam.

Disini Penulis berupaya supaya sekelumit materi yang amat sedikit ini bisa memotivasi umat Muslim untuk selalu mengembangkan semua Ilmu pengetahuan dijalan yang diridhoi Oleh Allah. kita sebagai Umat islam wajib menuntut ilmu tanpa mengenal batasan umur.

Jika kita sudah mengerti cara memanfaatkan Ilmu tersebut maka kita dituntut untuk meneruskannya kepada generasi setelah kita sehingga ilmu tersebut tidak hilang. Dari kajian ini untuk masalah Iptek yang sedang tren di zaman ini adalah Internet, gadget, dan Hp, dll dari situ kita bisa memperoleh gambaran tentang pergaulan didunia maya sangat berpengaruh dengan kehidupan kita sehari-hari, seperti facebook contohnya, banyak anak-anak sekarang yang menggunakan facebook dan media sosial hanya sekedar untuk menghabiskan waktu luang, untuk ngobrol yang tidak-tidak atau menggosip, bahkan juga yang lebih buruk untuk berpacaran secara online.

Maka dengan diimbangi ilmu agama maka hal buruk tersebut harusnya berkurang dan kita manfaatkan internet untuk berdakwah karena potensinya sangat besar.

PENUTUP

Alangkah baiknya jika internet tersebut kita kaji sehingga bisa menghadirkan manfaat seperti kita membuat website untuk Forum diskusi Umat muslim, radio dakwah internet, facebook yang mengarah pada forum Islam dan sebagainya. Penulis melihat sebenarnya sudah banyak yang telah mendirikan forum dakwah online tersebut.

akan tetapi masalahnya banyak anak muda yang lebih menyenangi hal-hal yang sekiranya menyenangkan tapi menjerumuskan seperti pergaulan yang tidak terkontrol dalam baik dikenyataan maupun media sosial, sehingga penulis bisa memeperoleh gambaran akan sepinya majelis-majelis Islam baik didunia nyata maupun Internet.

sebenarnya ada yang mengkaji, tetapi kebanyakan dari kalangan orang dewasa, dan anak kecil yang belajar iqro,  hal ini sungguh ironis karena generasi mudalah yang berpotensi besar mengembangkn ilmu agama ini. oleh karenanya kita dituntut untuk memiliki sikap tanggung jawab yang besar kepada anak-anak kita untuk mendidik pengetahuan agama yang lebih banyak kepada anak dirumah, kita dituntut bisa membentuk anak kita yang sholeh dan mampu berbakti kepada kedua orang tua.

sebagai penutup penulis ingin menyampaikan supaya 'KAJILAH' Ilmu walau hanya seberapa, tapi manfaatnya jauh lebih besar dari yang kita bayangkan, contohnya seperti membuat sebuah website Islami yang didalamnya berisi pengembangan-pengembangan ilmu pengetahuan dan agama supaya pengunjung web tersebut bisa menambah ilmunya, semoga kita mendapatkan rahmat-Nya sehingga hal itu bisa kita wujudkan bersama Amien.

Wallahu 'alam.

sumber refrensi : tulisan web ini paling jadul bersamaan dengan berdirinya www.ashabul-muslimin.tk dan berbagai ubahan dan penyempurnaan.

[ Read More ]

Cara berpakaian menurut islam


Oleh: Siti Mahmudah

Salah satu misi Islam adalah memuliakan kaum wanita. Bentuk pemuliaan tersebut, di antaranya, melalui perintah menutup aurat, agar terjaga dari pandangan orang lain, sekaligus menghindarkan fitnah.

Allah SWT berfirman, “Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan, pakaian takwa itulah yang paling baik.” (QS al-A’raf [7]: 26).

Pakaian merupakan salah satu nikmat besar yang Allah berikan kepada hamba-hamba-Nya. Salah satu cara mensyukuri nikmat pakaian itu adalah dengan mengenakan pakaian sesuai tuntunan-Nya.

Oleh karena itu, Islam memberikan ketentuan dalam mengenakan pakaian. Pertama, menutupi seluruh badan, kecuali wajah dan telapak tangan. Rasulullah SAW bersabda, “Wahai Asma, sesungguhnya perempuan itu apabila telah sampai umur (dewasa), maka tidak patut menampakkan sesuatu dari dirinya melainkan ini dan ini. Rasul berkata sambil menunjukkan pada muka dan telapak tangan hingga pergelangannya sendiri.” (HR Abu Dawud).

Kedua, tidak ketat. Memakai pakaian yang ketat akan menampakkan bentuk tubuh yang ditutupinya. Seseorang yang mengenakan pakaian ketat seakan tidak berpakaian alias telanjang. Sehingga, hal itu dapat memancing syahwat dan menjadi sebab timbulnya hal-hal yang tidak diinginkan.

Ketiga, tidak tipis. Pakaian yang tipis akan menampakkan warna kulit yang akan semakin memancing syahwat dan melahirkan fitnah.

Keempat, tidak menyerupai pakaian laki-laki dan begitu juga sebaliknya. Sabda Nabi Muhammad SAW, “Allah melaknat laki-laki yang memakai pakaian wanita dan wanita yang memakai pakaian laki-laki. Allah juga melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki“ (HR Bukhari).

Kelima, tidak berwarna yang mencolok. Sebab, warna yang mencolok dapat menarik perhatian orang lain. Rasulullah SAW terbiasa mengenakan pakaian warna putih, kadang merah, dan terkadang hijau. (HR Bukhari, Nasai, dan Hakim).

Karena itu, saking pentingnya masalah berpakaian agar tidak menimbulkan fitnah, Rasulullah SAW pun mengajarkan doa yang hendaknya dibaca pada setiap akan mengenakan dan melepas pakaian.

“Allaahumma innii as-aluka min khairihi wa khairi maa huwa lahu, wa a’uudzubika min syarrihi wa syarri maa huwa lahu” (Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebajikan pakaian ini dan kebajikan yang disediakan baginya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari kejahatannya dan kejahatan sesuatu yang dibuat untuknya)”. (HR Ibnu Sunni).
 
Dengan demikian, jika masing-masing kita berkomitmen menerapkan ajaran agama yang diyakini dalam kehidupan sehari-hari, termasuk komitmen dalam berpakaian, maka tidak akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Wallahu a’lam.

Sumber : koran republika

[ Read More ]

Fiqih Islam : HUKUMAN YANG PANTAS BAGI BEGAL

oleh : Muhammad ashabus samaaun

www.ashabul-muslimin.tk

MUKADIMAH AYAT

Allah Ta'ala berfirman,

إِنَّمَا جَزَاءُ الَّذِينَ يُحَارِبُونَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَيَسْعَوْنَ فِي الْأَرْضِ فَسَادًا أَنْ يُقَتَّلُوا أَوْ يُصَلَّبُوا أَوْ تُقَطَّعَ أَيْدِيهِمْ وَأَرْجُلُهُمْ مِنْ خِلَافٍ أَوْ يُنْفَوْا مِنَ الْأَرْضِ ذَلِكَ لَهُمْ خِزْيٌ فِي الدُّنْيَا وَلَهُمْ فِي الْآَخِرَةِ عَذَابٌ عَظِيمٌ

"Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka secara silang, atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya). Yang demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka didunia, dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar." (QS. Al Maidah: 33)

DEFINISI BEGAL (HIRABAH)

Hirabah (حرابة‎) adalah istilah yang merujuk pada tindakan sekelompok bersenjata di dalam Daulah Islamiyah (dulu) yang melakukan kekacauan, penumpahan darah, merampas harta, merusak kehormatan, merusak tanaman, merusak ternak, keharmonian agama, akhlaq, dan keamanan masyarakat, baik dari kalangan Muslim, ataupun non-Muslim (zimmi atau harbi).

sedangkan menurut Syaikh Dr. Muhammad Husain 'Abdullah, hirabah adalah tindakaan perampokan dan berbuat kerusakan di muka bumi. Hirabah dibagi menjadi dua; pertama, ahlu bughat (separatis), kedua, quthâ' ath-thuruq (pembegal atau perampok.

Bughat adalah sekelompok orang yang memisahkan diri dari penguasa yang sah (separatis) dan mempersenjatai diri. Dengan kata lain, bughat adalah, orang-orang yang melakukan tindakan separatis, melakukan perlawanan bersenjata, dan mengumumkan perang melawan penguasa yang sah. Quthâ' ath-thuruq adalah sekelompok orang yang merampok harta manusia di jalan-jalan umum dengan menggunakan senjata, dan melakukan teror terhadap korbannya.

LATAR BELAKANG MASALAH

Belakangan ini kita saksikan dimedia maupun realita marak sekali tindak kejahatan pembegalan motor dan penjambretan, bahasa lugunya perampokan. Mereka ternyata tidak hanya melakukan perampokan barang korban, tetapi juga melakukan penganiayaan bahkan pembunuhan kepada korban.

Alangkah semakin buruknya kondisi negri sekuler ini. masalah satu belum selesai muncul lagi masalah baru yang tidak akan selesai, seperti korupsi, kekacauan politik, kekacauan pendidikan, kesenjangan sosial, krisis akhlaq dan sebagainya semakin menambah buruknya situasi negri ini.

Pembegalan ternyata marak dilakukan para pemuda yang malas-malasan tapi maunya dapat uang banyak dengan kerja yang enteng, begitu juga pemuda pengangguran dan putus sekolah maupun yang lulus sekolah tapi pergaulannya bebas rentan sekali masuk kedunia kriminal. nasehat kami diharapkan bisa sedikit menjadi perhatian khususnya umat islam dan umumnya penduduk indonesia supaya mengawasi anak-anak didiknya dan berikan perhatian penuh dari kedua orang tua dan jangan lupakan pendidikan akhlaq dan agama kepada mereka.

begitu sadisnya begal, sampai masyarakat tidak mengenal ampun kepada begal yang ditangkap dniaya dan dibakar rame-rame sampe jadi abu, masyaAlloh, sesungguhnya hukuman bagi perampok bukanlah dibakar hidup-hidup tetapi dipotong tangan dan kakinya supaya jera dan diasingkan, itulah solusi hukuman dari islam, jika main hakim sendiri tentunya ada dosa juga bagi masyarakat karena tidak memenuhi aturan islam, lebih jelasnya tentang hukuman bagi pembegal ita simak pembahasan berikutnya. apalagi cuman diserahkan kepolisi dan di penjarakan, setelah lepas nanti dia belum tentu jera, malah semakin menjadi-jadi.

tidak panjang lebar, mari kita bahas tentang apa hukuman yang pantas bagi pembegal dalam islam.

HUKUMAN BAGI PARA PEMBEGAL

Hirabah atau perampokan termasuk tindak kriminal yang terbesar. Dengan sebab itulah, hukuman dari tindakan ini sangat berat.

Allah berfirman:

إِنَّمَا جَزَاءُ الَّذِينَ يُحَارِبُونَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَيَسْعَوْنَ فِي الْأَرْضِ فَسَادًا أَن يُقَتَّلُوا أَوْ يُصَلَّبُوا أَوْ تُقَطَّعَ أَيْدِيهِمْ وَأَرْجُلُهُم مِّنْ خِلَافٍ أَوْ يُنفَوْا مِنَ الْأَرْضِ ۚ ذَٰلِكَ لَهُمْ خِزْيٌ فِي الدُّنْيَا ۖ وَلَهُمْ فِي الْآخِرَةِ عَذَابٌ عَظِيمٌ

"Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya). Yang demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka didunia, dan di akhirat mereka mendapat siksaan yang besar." [Al-Maa-idah: 33]

kemudian dalam sebuah hadits nabi saw dijelaskan.

Dari Anas Radhiyallahu 'anhu, ia berkata, "Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam didatangi beberapa orang dari 'Ukal untuk masuk Islam, tetapi mereka alergi dengan udara Madinah, lalu mereka diperintahkan agar mendatangi unta dari hasil zakat lalu meminum air seni dan susunya. Mereka pun melaksanakannya dan sembuh. Namun mereka kembali murtad, membunuh penggembalanya, lalu menggiring unta-unta tersebut. Setelah itu Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam mengutus (beberapa orang) agar mengikuti jejak mereka dan mereka pun tertangkap. Lalu beliau memotong tangan-tangan dan kaki mereka, lalu mencungkil mata mereka dengan besi panas dan  mereka dibiarkan hingga akhir-nya mereka mati.'
(hadits bukhari dan muslim)

penjelasan dari hadits ini adalah setelah kejadian dalam hadits Ibnu 'Abbâs berkata,
"Lalu turunlah ayat ini (Qs. al-Mâ'idah [5]: 33)."

Riwayat-riwayat ini menunjukkan bahwa surat al-Mâ'idah ayat 33 itu bersifat umum, mencakup kaum Muslim maupun orang-orang kafir.

dalam ayat suci alqur'an dan hadits terdapat kesimpulan bahwa hukuman begal adalah ;
pertama , disalib
kedua, dibunuh
ketiga, tangan dan kaki dipotong bersilangan dan
keempat ; dibuang ketempat asing.

dan sesungguhnya pembakaran hidup hidup bukanlah suatu hukuman yang diajarkan dalam islam, masyarakat yang peduli islam silahkan memilih hukuman satu dari empat hukuman itu. dihukum mati,  disalib, atau dipotong tangan dan kakinya dan dibuang ketempat asing. sesuai kadar beratnya perbuatan mereka. jika tidak peduli hukum islam maka termasuk dosa besar juga.

karena pelaku yang dibakar belum tentu dia pernah membunuh yang dirampok, atau bahkan cuman abg yang suka iseng menakut-nakuti orang dijalan kita tidak tahu, maka sebaiknya setelah ditangkap kemudian diintrogasi setelah itu dia mendapatkan hukuman yang layak.

didalam kitab ulama, manhajus salikin, Hukuman pada mereka dirinci sebagai berikut

pertama, Merampok dengan melakukan pembunuhan dan perampasan harta: dibunuh dan disalib.

kedua, Merampok dengan melakukan pembunuhan saja tidak sampai merampas harta : wajib dibunuh. semisal dipancung atau tembak mati.

ketiga, Merampok dengan merampas harta saja: dipotong tangan pada pergelangan tangan kanan dan dipotong kaki pada pergelangan kaki kiri.

Merampok dengan menakuti-nakuti (cuma meneror) orang saja tapi tidak sampai melukai atau membunuh dan belum merampas harta : dibuang dari negeri (tempat kediaman). semisal kalau dinegri kita diasingkan ke nusa kambangan.

( disadur dari Manhajus Salikin)

SOLUSI BAGI BEGAL YANG INGIN SELAMAT

Pertama, Bertaubat Sebelum Aparat Berhasil Menangkap Mereka

Allah berfirman:

إِلَّا الَّذِينَ تَابُوا مِن قَبْلِ أَن تَقْدِرُوا عَلَيْهِمْ ۖ فَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

"Kecuali orang-orang yang taubat (di antara mereka) sebelum kamu dapat menguasai (menangkap) mereka; maka ketahuilah bahwasanya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." [Al-Maa-idah: 34]

sesungguhnya dosa sebesar apapun masih bisa diampuni Allah Swt, karena Dia Maha Pengampun dan sesali perbuatan anda dan tidak pernah mengulangi lagi, selama nafas masih bisa berhembus pintu taubat masih terbuka lebar jangan menunda sampai ajal tiba. insya Allah anda diampuni.

Kedua, Bagi Orang Tua dan Guru
sesungguhnya pendidikan akhlaq dan agama adalah sesuatu yang wajib diajarkan kepada anak didik agar mereka menjadi orang yang baik akhlaqnya tidak menjadi brutal kelakuannya karena siapapun yang jauh dari agama pasti dekat dengan setan yang membujuk manusia melakukan kejahatan dan melalaikan dari hari pembalasan.

wallahu alam

dari berbagai sumber

[ Read More ]

    close
    Banner iklan disini

    Kunjungan Anda

    Total Tayangan Halaman